Awareness Transformasi Digital untuk lingkungan organisasi atau perusahaan yang dapat diikuti oleh internal dan eksternal perusahaan
Sub Layanan
SILABUS PELATIHAN KOMPETENSI DIGITAL BISNIS
PendahuluanPerkembangan teknologi digital yang sangat cepat menuntut setiap individu memiliki kompetensi digital yang kuat, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern. DigComp 2.2 merupakan kerangka kompetensi digital terbaru yang dirilis oleh European Commission, mencakup 21 kompetensi inti dalam lima area utama: literasi data, komunikasi digital, pembuatan konten, keamanan, dan pemecahan masalah.Silabus ini dirancang untuk membantu peserta memahami, menguasai, dan menerapkan kompetensi digital secara praktis dalam konteks pekerjaan, pembelajaran, dan kehidupan sehari-hari.Tujuan PembelajaranProgram ini bertujuan untuk:Mengembangkan pemahaman menyeluruh tentang 21 kompetensi digital dalam DigComp 2.2.Meningkatkan kemampuan peserta dalam menggunakan teknologi secara efektif, aman, dan bertanggung jawab.Membekali peserta dengan keterampilan praktis untuk mengelola informasi, berkolaborasi, membuat konten, dan memecahkan masalah digital.Mendorong peserta untuk mampu beradaptasi dengan teknologi baru, termasuk AI generatif, cloud, dan keamanan digital modern.Menyiapkan peserta untuk transformasi digital di lingkungan kerja dan masyarakat.Target PesertaSilabus ini cocok untuk:Profesional yang ingin meningkatkan kompetensi digital untuk kebutuhan kerja.Pegawai pemerintahan atau organisasi yang sedang menjalankan transformasi digital.Mahasiswa atau pelajar yang membutuhkan literasi digital komprehensif.Pengajar atau trainer yang ingin mengadopsi DigComp sebagai standar pembelajaran.Masyarakat umum yang ingin meningkatkan kemampuan digital sehari-hari.Manfaat bagi PesertaSetelah mengikuti program ini, peserta akan mampu:Mengelola informasi dan data secara efektif dan kritis.Berkomunikasi dan berkolaborasi menggunakan berbagai platform digital.Membuat dan mengedit konten digital dengan memperhatikan hak cipta dan etika.Melindungi perangkat, data pribadi, dan kesehatan digital.Mengidentifikasi kebutuhan teknologi dan memecahkan masalah digital secara kreatif.Meningkatkan produktivitas melalui pemanfaatan tools digital modern.Menilai dan meningkatkan kompetensi digital diri sendiri secara berkelanjutanStruktur Silabus Berdasarkan DigComp 2.2 (3 hari)HariFokus UtamaOutputHari 1Literasi Informasi & Komunikasi DigitalManajemen data & komunikasi profesionalHari 2Pembuatan Konten & KolaborasiKonten digital & dokumen kolaboratifHari 3Keamanan Digital & Pemecahan MasalahAkun aman, workflow digital, final projectDaftar KompetensiNOKOMPETENSIDESKRIPSI1.Information and Data LiteracyUntuk mengartikulasikan kebutuhan informasi, untuk mencari dan mengambil data digital, informasi dan konten.Untuk menilai relevansi sumber dan isinya.Untuk menyimpan, mengelola, dan mengatur data digital, informasi dan konten2.Communication and CollaborationBerinteraksi, berkomunikasi dan berkolaborasi melalui teknologi digital dengan tetap menyadari keberagaman budaya dan generasi.Untuk berpartisipasi dalam masyarakat melalui layanan digital publik dan swasta serta kewarganegaraan partisipatif.Untuk mengelola kehadiran digital, identitas, dan reputasi seseorang3.Digital Content CreationUntuk membuat dan mengedit konten digital.Untuk meningkatkan dan mengintegrasikan informasi dan konten ke dalam kumpulan pengetahuan yang ada sambil memahami bagaimana hak cipta dan lisensi diterapkan.Untuk mengetahui bagaimana memberikaninstruksi yang dapat dimengerti untuk sistem komputer4.Safety· Untuk melindungi perangkat, konten, data pribadi, dan privasi di lingkungan digital.· Untuk melindungi kesehatan fisik dan fisiologis, dan untuk menyadari teknologi digital untuk kesejahteraan sosial dan inklusi sosial.· Menyadari dampak lingkungan dari teknologi digital dan penggunaannya5.Problem Solving· Untuk mengidentifikasi kebutuhan dan masalah, dan untuk menyelesaikan masalah konseptual dan situasi masalah dalam lingkungan digital.· Untuk menggunakan alat digital untuk berinovasi dalam proses dan produk.· untuk selalu mengikuti perkembangan digital
PendahuluanDalam dunia kerja saat ini, hampir semua aktivitas besar yang dilakukan berbentuk proyek—baik itu pengembangan produk baru, implementasi sistem, maupun kegiatan internal perusahaan. Tanpa manajemen proyek yang baik, risiko kegagalan meningkat: biaya membengkak, waktu molor, dan hasil tidak sesuai harapan.Dalam awareness ini, akan menelusuri empat fase utama proyek:Project Initiation: bagaimana proyek dimulai dan disetujui.Project Planning: bagaimana rencana dibuat, risiko diantisipasi, dan sumber daya dialokasikan.Project Execution: bagaimana pekerjaan dijalankan, dipantau, dan dikendalikan.Project Closure: bagaimana proyek ditutup dengan baik, hasil diserahkan, dan pelajaran dipetik.Selain itu, akan membahas Project Charter, dokumen penting yang menjadi fondasi awal proyek. Dengan charter, semua pihak memiliki kesepahaman tentang tujuan, ruang lingkup, dan arah proyek. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, peserta memiliki awareness yang lebih kuat tentang pentingnya manajemen proyek, memahami peran masing-masing dalam siklus proyek, serta mampu menerapkan prinsip dasar manajemen proyek dalam pekerjaan sehari-hari.TujuanMemberikan pemahaman dasar tentang prinsip manajemen proyek.Meningkatkan awareness karyawan terhadap siklus manajemen proyek.Menunjukkan bagaimana setiap fase proyek saling terkait untuk mencapai keberhasilan.MetodologiInteraktif: kombinasi presentasi, diskusi, role play, dan kuis.Praktis: menggunakan contoh proyek nyata di perusahaan.Kolaboratif: peserta diskusi dalam kelompok kecil untuk simulasi.Target PesertaKaryawan lintas departemen yang terlibat dalam proyek, baik langsung maupun tidak langsung.Level staf hingga supervisor perlu memahami dasar manajemen proyek.Calon Project Manager atau anggota tim proyek yang baru pertama kali terlibat dalam siklus proyek.Project Manager perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajemen proyekLatar Belakang PesertaBerasal dari fungsi operasional, IT, HR, finance, marketing, dan produksi. Memiliki pengalaman formal dalam manajemen proyek sehingga dapat mengaitkan materi dengan praktik sehari-hari. Belum memiliki pengalaman formal dalam manajemen proyek, sehingga fokusnya adalah awareness dan pemahaman dasar.Manfaat bagi PesertaMemahami peran masing-masing dalam siklus proyek. Menyadari pentingnya komunikasi, dokumentasi, dan koordinasi lintas fungsi. Mampu membaca dan menyusun dokumen dasar seperti Project Charter. Lebih siap berkontribusi aktif dalam proyek perusahaan.Hasil yang DiharapkanPeserta memahami peran dan tanggung jawab dalam proyek. Peserta mampu mengidentifikasi tahapan proyek Peserta memiliki kesadaran akan pentingnya dokumentasi, komunikasi, dan evaluasi proyek.Durasi & Struktur (½ Hari)WaktuAgendaMetode09:00 – 09:15Pembukaan - Perkenalan konsep Manajemen Proyek- Tujuan pelatihanPresentasi interaktif09:15 – 09:45Project Initiation - Business case & justification - Identifikasi stakeholder - Penunjukan Project BoardStudi kasus singkat + diskusi10:30 – 11:00Project Planning - Work Breakdown Structure (WBS) - Risk & resource planning - Quality management approachWorkshop mini (kelompok kecil)11:00 – 11:15Coffee Break-11:15 – 11:45Project Execution - Monitoring & controlling progress - Issue & change management - Communication flowRole play simulasi proyek11:45 – 12:15Project Closure - Handover deliverables - Lessons learned - Benefit reviewDiskusi reflektif + sharing
PendahuluanDalam dunia kerja modern, keberhasilan proyek IT tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada sejauh mana solusi yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan bisnis. Business Analyst berperan sebagai penghubung antara stakeholder dan tim teknis. Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami siklus analisis bisnis berdasarkan BABOK, mulai dari planning & monitoring, elicitation & collaboration, hingga solution evaluation.Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai peran Business Analyst (BA) dalam proyek IT. Dengan mengacu pada BABOK (Business Analysis Body of Knowledge), peserta akan mengenal kerangka kerja standar internasional yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan bisnis, mengelola requirement, dan mengevaluasi solusi IT agar selaras dengan tujuan organisasiTujuanMemberikan awareness tentang peran Business Analyst dalam proyek IT. Mengenalkan enam Knowledge Areas BABOK secara ringkas. Melatih keterampilan dasar dalam mengidentifikasi kebutuhan bisnis dan requirement. Meningkatkan kolaborasi lintas fungsi dalam proyek IT.MetodologiPresentasi interaktif untuk pengenalan konsep. Studi kasus sederhana untuk mengaitkan teori dengan praktik nyata. Role play & workshop mini untuk melatih keterampilan dasar analisis kebutuhan. Diskusi reflektif untuk memperkuat pemahaman dan berbagi pengalaman.Target PesertaKaryawan lintas fungsi yang terlibat dalam proyek IT. Staf dan supervisor yang berinteraksi dengan requirement atau proses bisnis. Calon Business Analyst, Project Manager, atau anggota tim IT.Latar Belakang PesertaBerasal dari berbagai departemen: IT, operasional, finance, HR, marketing, produksi. Memiliki pengalaman formal sebagai Business Analyst. Belum memiliki pengalaman formal sebagai Business Analyst.Manfaat bagi PesertaMemahami kerangka BABOK sebagai standar global analisis bisnis. Menyadari pentingnya peran BA dalam keberhasilan proyek IT. Mampu mengidentifikasi stakeholder dan kebutuhan bisnis secara lebih sistematis. Lebih siap berkolaborasi dalam proyek lintas fungsi.Hasil yang DiharapkanPeserta memiliki awareness tentang siklus analisis bisnis dalam proyek IT. Peserta mampu menjelaskan peran BA dan enam Knowledge Areas BABOK. Peserta dapat menerapkan teknik dasar elicitation dan requirement management. Peserta lebih percaya diri berkontribusi dalam proyek IT perusahaan.Durasi & Struktur Pelatihan (1/2 hari)WaktuAgendaMetode09:00 – 09:15Pembukaan- Perkenalan konsep Business Analysis - Tujuan pelatihanPresentasi interaktif09:15 – 09:45Pengenalan BABOK Framework - 6 Knowledge Areas BABOK - Peran BA dalam siklus proyek ITPresentasi + diskusi singkat09:45 – 10:15Business Analysis Planning & Monitoring - Menentukan pendekatan analisis - Identifikasi stakeholder - Perencanaan komunikasiPresentasi + diskusi singkat10:15 – 10:45Elicitation & Collaboration - Teknik pengumpulan kebutuhan (interview, workshop, survey) - Kolaborasi dengan stakeholderPresentasi + diskusi singkat10:45 – 11:00Coffee Break-11:00 - 11.25Requirements Life Cycle Management - Menelusuri, memelihara, memprioritaskan requirement - Validasi kebutuhanPresentasi + diskusi singkat11.25 - 11.45Membuat Business Requirement Document (BRD) - Struktur BRD (tujuan, ruang lingkup, requirement, stakeholder, asumsi, batasan) - Latihan membuat draft BRD dari studi kasusPresentasi + diskusi singkat11.45 - 11:55Solution Evaluation - Mengukur nilai solusi - Identifikasi gap dan rekomendasiDiskusi reflektif + sharing11:55 - 12:00Kesimpulan Pelatihan - Ringkasan BABOK Knowledge Areas - Pentingnya peran BA dalam IT projectDiskusi terbuka + feedback