Dalam dunia kerja saat ini, hampir semua aktivitas besar yang dilakukan berbentuk proyek—baik itu pengembangan produk baru, implementasi sistem, maupun kegiatan internal perusahaan.
Pendahuluan
Dalam dunia kerja saat ini, hampir semua aktivitas besar yang dilakukan berbentuk proyek—baik itu pengembangan produk baru, implementasi sistem, maupun kegiatan internal perusahaan. Tanpa manajemen proyek yang baik, risiko kegagalan meningkat: biaya membengkak, waktu molor, dan hasil tidak sesuai harapan.
Dalam awareness ini, akan menelusuri empat fase utama proyek:
Project Initiation: bagaimana proyek dimulai dan disetujui.
Project Planning: bagaimana rencana dibuat, risiko diantisipasi, dan sumber daya dialokasikan.
Project Execution: bagaimana pekerjaan dijalankan, dipantau, dan dikendalikan.
Project Closure: bagaimana proyek ditutup dengan baik, hasil diserahkan, dan pelajaran dipetik.
Selain itu, akan membahas Project Charter, dokumen penting yang menjadi fondasi awal proyek. Dengan charter, semua pihak memiliki kesepahaman tentang tujuan, ruang lingkup, dan arah proyek. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, peserta memiliki awareness yang lebih kuat tentang pentingnya manajemen proyek, memahami peran masing-masing dalam siklus proyek, serta mampu menerapkan prinsip dasar manajemen proyek dalam pekerjaan sehari-hari.
Tujuan
Memberikan pemahaman dasar tentang prinsip manajemen proyek.
Meningkatkan awareness karyawan terhadap siklus manajemen proyek.
Menunjukkan bagaimana setiap fase proyek saling terkait untuk mencapai keberhasilan.
Metodologi
Interaktif: kombinasi presentasi, diskusi, role play, dan kuis.
Praktis: menggunakan contoh proyek nyata di perusahaan.
Kolaboratif: peserta diskusi dalam kelompok kecil untuk simulasi.
Target Peserta
Karyawan lintas departemen yang terlibat dalam proyek, baik langsung maupun tidak langsung.
Level staf hingga supervisor perlu memahami dasar manajemen proyek.
Calon Project Manager atau anggota tim proyek yang baru pertama kali terlibat dalam siklus proyek.
Project Manager perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajemen proyek
Latar Belakang Peserta
Berasal dari fungsi operasional, IT, HR, finance, marketing, dan produksi.
Memiliki pengalaman formal dalam manajemen proyek sehingga dapat mengaitkan materi dengan praktik sehari-hari.
Belum memiliki pengalaman formal dalam manajemen proyek, sehingga fokusnya adalah awareness dan pemahaman dasar.
Manfaat bagi Peserta
Memahami peran masing-masing dalam siklus proyek.
Menyadari pentingnya komunikasi, dokumentasi, dan koordinasi lintas fungsi.
Mampu membaca dan menyusun dokumen dasar seperti Project Charter.
Lebih siap berkontribusi aktif dalam proyek perusahaan.
Hasil yang Diharapkan
Peserta memahami peran dan tanggung jawab dalam proyek.
Peserta mampu mengidentifikasi tahapan proyek
Peserta memiliki kesadaran akan pentingnya dokumentasi, komunikasi, dan evaluasi proyek.
Durasi & Struktur (½ Hari)
Waktu | Agenda | Metode |
09:00 – 09:15 | Pembukaan | Presentasi interaktif |
09:15 – 09:45 | Project Initiation | Studi kasus singkat + diskusi |
10:30 – 11:00 | Project Planning | Workshop mini (kelompok kecil) |
11:00 – 11:15 | Coffee Break | - |
11:15 – 11:45 | Project Execution | Role play simulasi proyek |
11:45 – 12:15 | Project Closure | Diskusi reflektif + sharing |